Selasa, 18 Desember 2012

Rangkuman Pengantar Teknologi Informasi 2

Oracle Solaris


Oracle Solaris, sebelumnya dikenal sebagai Sun Solaris merupakan sebuah sistem operasi keluarga Unix yang sebelumnya dikembangkan olehSun Microsystems Inc. Sun Microsystem menggantikan Sun OS sebelumnya yang telah ada pada tahun 1993. Setelah proses akuisisi Sun olehOracle pada bulan januari 2010, Solaris menjadi lebih dikenal sebagai Oracle Solaris. Sistem operasi Solaris dikenal secara luas karena skalabilitas yang dimilikinya, utamanya pada sistem komputer berbasis SPARC, dan sejumlah fitur-fitur inovatif yang dibawanya seperti DTrace, ZFS (Zettabyte File System), dan Time Slider. Sistem operasi ini dapat dijalankan di atas prosesor x86 baik 32bit atau 64bit (berbasis instruksi Amd64), serta prosesor SPARC baik yang diproduksi oleh Sun ataupun Fujitsu. Solaris terdaftar sebagai sistem operasi yang kompatibel dan memenuhi spesifikasi Single Unix Specification.
Solaris dalam sejarahnya dikenal sebagai perangkat lunak yang dikembangkan berbasis kode sumber tertutup, kemudian pada bulan Juni 2005 Sun Microsystem merilis sebagian besar basis kode di bawah lisensi CDDL dan mendirikan proyek sumber terbuka OpenSolaris. Melalui OpenSolaris Sun ingin membuat sebuah komunitas pengembang dan pengguna atas sistem operasi tersebut. Setelah Oracle melakukan akuisisi Sun Microsystem pada bulan Januari 2010, Oracle memutuskan untuk menghentikan distribusi OpenSolaris dan model pengembangannya. Atas keputusan oracle tersebut, komunitas OpenSolaris kemudian menanggapinya dengan membuat turunan distribusi OpenSolaris melalui proyek OpenIndiana yang merupakan bagian dari yayasan Illumos. Namun meski demikian, di mulai dari rilis Solaris 11, pembaruan atas kode-kode sumber Solaris akan tetap didistribusikan oleh Oracle dibawah lisensi CCDL setelah versi penuh biner dirilis. Oracle juga akan memulai program mitra teknologi seperti yang telah dilakukan pada produk-produk oracle lainnya dengan nama Oracle Technology Network (OTN) yang memberikan akses serta izin atas kode sumber solaris yang tengah dikembangkan kepada para mitra bisnis.

Sejarah Solaris


UNIX merupakan salah satu sistem operasi (operating system, OS) yang populer sebagai server saat ini. Hal ini disebabkan oleh populernya internet.Kenapa hal ini terjadi, karena UNIX adalah sistem operasi pertama yangmenerapkan protokol TCP/IP (aturan standard internet) pada proyek yangsponsori oleh DARPA (departemen pertahanan AS) untuk menghubungkan antar komputer dalam suatu jaringan. UNIX yang dipakai saat itu adalah UNIX BSDversi 4.2.
1
 Unix awalnya dikembangkan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie pada tahun 1969 di laboratorium AT&T Bell. Saat itu, ada proyek yang kurangsukses dengan nama MULTICS. Sistem UNIX yang dikembangkan di atas DECPDP-7 ini diberi nama UNIX sebagai sindiran terhadap MULTICS. Pada mulanyasistem ini dikembangkan dalam bahasa assembly. Akan tetapi, karena portabilitasnya rendah sehingga sulit dikembangkan di sistem lain, maka olehDennis Ritchie dikembangkan dengan bahasa pemograman baru yang disebut bahasa C pada tahun 1973. Sistem UNIX kemudian berkembang di lingkungan perguruan tinggi dan mulai bermunculan variasi dari sistem UNIX ini. Varianyang utama adalah UNIX BSD, yang merupakan singkatan dari BerkeleySoftware Distribution yang dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Berkeleyyang bernama Bill Joy, dan UNIX System V.
2
 Dari perkembangan UNIX ini lahirlah Solaris dalam kurun waktu sebagai berikut :
1965 : Bell Laborotaries bergabung dengan MIT dan General Electricmengembangkan Multics
1970 : Ken Thompson dan Dennis Ritchie mengembangkan UNIX
1971 : Versi B-Language dari sistem operasi jalan pada PDP-11
1973 : UNIX ditulis ulang dalam bahasa C
1974 : Thomson dan Ritchie mempublikasikan paper dan memacu
antusiasme yang besar terhadap UNIX di kalangan akademisi. Berkeleymulai mengembangkan BSD.
1975 : Versi license pertama UNIX BSD diluncurkan.
1979 : Bill Joy memperkenalkan “Berkeley Enhancements” sebagai BSD4.1
1982 : AT&T pertama kali memasarkan UNIX. Sun Microsystem berdiri(Sun singkatan dari Stanford University Network). Di perusahaan inilahBill Joy sang pengembang UNIX BSD bergabung.
1983 : Sun Microsystem memperkenalkan SunOS
1984 : Sekitar 100.000 situs UNIX tersebar di seluruh dunia.
1988 : AT&T dan Sun mengawali pekerjaan pengembangan SVR4(System V Release 4) yang merupakan versi gabungan dari UNIX (BSD &System V).
1988 : OSF (Open Software Foundation) dibentuk, kemudian sebagaicounternya AT&T, Sun, Data General, dan Unisys membentuk UI (UNIXInternational)
1989 : AT&T meluncurkan System V, release 4
1990 : OSF merluncurkan OSF/1
1992 : Sun memperkenalkan Solaris, yang berbasis System V, Release.SunOS yang berbasis BSDF UNIX, akan di nonaktifkan.
1993 : Novell membeli UNIX dari AT&T
1994 : Solaris 2.4 tersedia
1995 : Santa Cruz Operation membeli UNIXware dari Novell. SCO danHP mengumumkan kerja sama untuk mengembangkan UNIX versi 64-bit.Solaris 2.5 tersedia di pasaran. Pada tahun ini juga Linux, versi UNIXyang ditulis oleh Linus Tovalds secara aktif dikembangkan dan mengalami perkembangan yang pesat dengan berkembangnya Internet di manakomunitas developer dapat dengan mudah saling berhubungan secaraonline.
1997 : Solaris 2.6 tersedia di pasaran
1998 : Solaris 7 tersedia di pasaran
2000 : Solaris 8 tersedia di pasaran
2001 : Solaris 9 Beta testing Q3
2004 : Solaris 10 diluncurkan di pasaran. Pada versi ini Sun berencanauntuk menjadikan Solaris sebagai open source. Pada versi ini Solaris dapatmenjalankan aplikasi-aplikasi yang jalan pada Linux secara native. Padaversi sebelumnya, untuk dapat menjalankan aplikasi yang jalan di Linux pada Solaris harus diinstall suatu package yang disebut Janus dandijalankan sebagai suatu service.
Sumber By:Wikipedia
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar